Pemerintah Desa Ngino Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, Jawa Timur bertekad memaksimalkan potensi desa yang ada. Salah satu potensi tersebut yaitu sendang yang dikelilingi pohon-pohon besar. Sendang sendiri berarti kolam yang berada di daerah pegunungan yang airnya berasal dari sumber mata air.

Bagaimana rencana konsep Taman Wisata Sendang Asmoro dijabarkan selengkapnya, simak wawancara maswid.web.id dengan Bapak Wawan Hariyadi, S.Pd selaku Kepala Desa Ngino yang sekaligus sebagai penggagas tempat wisata saat ditemui di salah satu gazebo yang berada di Sendang Asmoro Sabtu (07/10/2017).

maswid.web.id : Assalamualaikum Bapak Kepala Desa

Kades Ngino : Waalaikumsalam mas wid

maswid.web.id : Nama tempat wisata ini apa pak? Kemudian asal-usulnya nama tersebut?

Kades Ngino : Tempat wisata ini dinamakan Sendang Asmoro. Ya, jadi latar belakangnya begini dahulu kala Desa Ngino ini ada sesepuh atau kalau orang sini menyebutnya pepunden. Sepasang suami istri namanya mbah Nginasari dan yang kakung mbah Raden Isman, kedua tokoh ini sebagai sesepuh Desa Ngino yang berjuang babat alas, nah salah satu peninggalan beliau adalah sendang ngino ini. Kami selaku pemerintah desa ingin mengabadikan sebagai apresiasi atas segala perjuangan sesepuh desa kami ini dengan membangun wahana wisata sendang asmoro dan juga untuk mengenang kisah asmaranya beliau berdua sampai menjadikannya ngino bisa dikenal seperti saat ini.

maswid.web.id : Ide awal menjadikan sendang ini menjadi tempat Wisata?

Kades Ngino : Awalnya kami berfikir, karena sekitar sendang ini sering dijadikan tempat perkemahan dan juga sering dikunjungi banyak orang. Dan dari beberapa orang yang berkunjung tersebut usul kalau tempat ini bisa dijadikan tempat wisata serta kami juga berfikir kalau tempat ini dikelola dengan baik akan menjadi sumber pendapatan bagi desa sehingga kami berfikir, berkumpul dan bermusyawarah sendang ini bisa dijadikan tempat wisata, kemudian ide ini juga kami komunikasikan ke masyarakat dan masyarakat mendukung, maka kami sampaikan dan Alhamdulillah disetujui dan didukung oleh masyarakat.

maswid.web.id : Siapa yang mengelola tempat wisata ini ?

Kades Ngino : Kami berencana pengelolaan sendang ini oleh BUMDes tetapi kami juga masih mencari formula yang terbaik untuk pengelolaan sendang asmoro karena saya yakin kedepan akan menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Tuban.

maswid.web.id : Bagaimana pengelolaan tempat wisata ini ?

Kades Ngino : BUMDes itu terpisah dari Pemerintah Desa dan ada pengurusnya sendiri tetapi disitu sudah diatur mengenai bagi hasil atau profit sharing-nya berapa prosentasenya untuk pemerintah desa dan pengelola. Nah kami juga ingin melibatkan masyarakat ikut andil berperan serta terhadap pengembangan pariwisata ini melalui investasi dari masyarakat, soal nilai nanti terserah dari masyarakat berapa berapanya, sehingga masyarakat merasa ikut memiliki dan punya andil untuk majunya tempat wisata ini.

maswid.web.id : Potensi atau keunggulan yang ditawarkan di Sendang ini ?

Kades Ngino : Letak tempat wisata ini sangat strategis dan lokasinya berdekatan dengan bumi perkemahan yang ada di wilayah perhutani. Jadi yang ingin kami tawarkan kedepan itu adalah potensi air atau waduk akan menjadi  daya tarik, saat ini sudah ada ribuan ikan yang sudah ada sejak dahulu dan ada juga penambahan ikan, jadi keberadaan ikan disini juga menjadi salah satu daya tarik wisata. Kemudian nanti disini juga akan menjadi wisata air dengan penambahan fasilitas berupa sepeda air. Lalu untuk membantu keberadaan bumi perkemahan kami juga menambah sarana prasarana bagi misalnya teman-teman pramuka ini akan kami siapkan dalam bentuk paket outbond. Jadi Insha Allah nanti daya tariknya ada di wisata air dan wisata out bound. Itu rencana yang akan kami kembangkan kedepan…

maswid.web.id : Efek bagi masyarakat setempat dengan keberadaan wisata ini ?

Kades Ngino : saat inipun masyarakat kami sudah bisa merasakan dan sudah banyak yang tertarik, menyakini bahwa keberadaan sendang asmoro dalam rangka pengembangan akan sangat membantu perekonomian masyarakat Desa Ngino, khususnya masyarakat yang ada disekeliling Sendang Asmoro ini. Secara ekonomi akan sangat membantu sekali apalagi nanti kalau investasi yang tadi saya sampaikan itu sudah jalan, masyarakat akan mendapatkan pasif income, tidak terasa tetapi akan mendapatkan hasil ketika sudah mendapatkan dari profit sharing-nya, jadi secara ekonomi akan sangat membantu. Kamipun berencana nanti sebagian dari keuntungan pelaksanaan pariwisata disini akan digunakan untuk kegiatan sosial seperti kegiatan keagamaan, kegiatan kepemudaan, kegiatan pendidikan dan kegiatan-kegiatan yang lain yang ada di desa, sehingga kami tidak perlu susah lagi untuk mencari dana kemana-mana. Rencananya seperti itu…

maswid.web.id : Kapan secara resmi tempat wisata ini diresmikan dan dibuka untuk umum serta siapa yang meresmikannnya?

Kades Ngino : Sendang Asmoro ini diresmikan pada hari Senin tanggal 2 Oktober 2017 oleh Ibu Ketua Penggerak PKK Kabupaten Tuban, Ibu Qodriyah Huda bersamaan dengan kegiatan Penilaian 10 Program Pokok PKK tingkat kabupaten. Jadi Alhamdulillah dengan diresmikannya tempat wisata ini pengunjung sudah banyak yang berdatangan meskipun belum begitu ramai.

maswid.web.id : Cara mempromosikan tempat wisata ini?

Kades Ngino : Ya, jadi kami bersama tim dengan perangkat desa, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pengurus karang taruna ini sudah bersepakat siap membantu mempromosikan dan mempublikasikan keberadaan sendang ini, terutama dengan menggunakan media online, kami dari pemerintah desa sudah mempublikasikan lewat website desa dan dari para pengurus karang taruna, dari pokdarwis dan lembaga yang ada desa juga sudah mempublikasikan lewat akun media sosialnya masing-masing baik dari facebook, twitter dan juga instagram dan Alhamdulillah sudah mulai banyak masyarakat yang tahu lewat media sosial

maswid.web.id : Harapan kedepan dengan adanya tempat wisata ini apa?

Kades Ngino : Kami bercita-cita agar sendang asmoro ini suatu saat akan menjadi salah satu destinasi wisata pilihan di Kabupaten Tuban karena keberadaan beberapa tempat wisata di Kabupaten Tuban punya karakteristik yang berbeda-beda tidak sama sehingga barangkali keberadaan sendang asmoro ini mungkin akan menjadi opsi bagi pengunjung yang ini mendapatkan atau pilihan tempat berwisata. Harapan kami seperti itu

maswid.web.id : Terima Kasih pak atas waktu untuk wawancara. Semoga cita-cita yang mulia ini lancar dan masyarakat mendapatkan dampak positif dari keberadaan wisata ini. Wasalamualaikum Wr Wb. (maswid)

 

 

 


maswid

simple

6 Komentar

Andhika Nur Afian · 7 Oktober 2017 pada 10:29 pm

Keren tempatnya

    maswid · 8 Oktober 2017 pada 9:12 am

    sangat keren mas, ayo kapan diagendakan acara disana

Adhi Sutowo · 11 Oktober 2017 pada 8:54 am

Seperti taman bunga selecta ya

Taman Wisata Sendang Asmoro – Perahu Layar Kertas · 8 Oktober 2017 pada 10:51 pm

[…] Siapa yang tidak asing mendengar tempat ini, dimana-mana sedang booming bro.. di Sosial Media mulai getuk-tular alias repost tentang wisata ini, wisata yang sering dikenal sejarah awal-mula babat alas daerah Ngino (Simak Ulasan Reportase dari Maswid.web.id). […]

Wisata Alam Tersembunyi di Kota Tuban, Taman Wisata Sendang Asmoro - Perahu Layar Kertas · 29 November 2017 pada 8:49 am

[…] Siapa yang tidak asing mendengar tempat ini, dimana-mana sedang booming bro.. di Sosial Media mulai getuk-tular alias repost tentang wisata ini, wisata yang sering dikenal sejarah awal-mula babat alas daerah Ngino (Simak Ulasan Reportase dari Maswid.web.id). […]

Wisata Alam Tersembunyi di Kota Tuban, Taman Wisata Sendang Asmoro | PERAHU LAYAR KERTAS · 20 Februari 2018 pada 8:48 pm

[…] Siapa yang tidak asing mendengar tempat ini, dimana-mana sedang booming bro.. di Sosial Media mulai getuk-tular alias repost tentang wisata ini, wisata yang sering dikenal sejarah awal-mula babat alas daerah Ngino (Simak Ulasan Reportase dari Maswid.web.id). […]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *